Iklan Properti di Facebook Ads

Iklan Properti di Facebook Ads: cara mendapatkan leads berkualitas Ingin iklan anda banjir peminat? Simak panduan lengkap optimasi iklannya, mulai dari targeting hingga pembuatan copywriting.

Mengapa Memilih Facebook Ads untuk Properti?

Hingga saat ini, Facebook masih menjadi platform dengan database pengguna paling detail. Bagi pebisnis real estate, iklan properti di Facebook Ads menawarkan kemampuan targeting yang sangat spesifik, mulai dari tingkat pendapatan, minat terhadap investasi, hingga perubahan status hidup (seperti baru menikah) yang menjadi pemicu utama pembelian rumah.

Strategi Targeting yang Tepat

Kesalahan umum agen adalah menargetkan semua orang. Untuk mendapatkan leads berkualitas, gunakan kombinasi interest berikut:

  • Minat Utama: Real Estate, Property Investing, House Hunting.

  • Demografi: Kelompok umur 28–55 tahun (usia produktif).

  • Targeting Berdasarkan Perilaku: Pengguna kartu kredit, frequent international travelers, atau orang yang baru saja bertunangan.

Pentingnya Konten Visual yang Realistis

Foto yang terlihat “terlalu sempurna” atau hasil render 3D seringkali diabaikan karena dianggap iklan spam. Cobalah gunakan foto asli atau video house tour sederhana menggunakan HP. Kejujuran visual justru lebih efektif menarik perhatian audiens karena terlihat lebih manusiawi dan dapat dipercaya.

Penggunaan Lead Generation Forms

Daripada mengarahkan orang ke website yang lambat, gunakan fitur Lead Form bawaan Facebook. Fitur ini memungkinkan pengguna mengirimkan data (nama & nomor WA) hanya dengan dua klik. Hal ini sangat efektif menurunkan biaya per-lead (CPL) secara signifikan.

Copywriting yang Memicu Urgensi

Gunakan teknik Copywriting AIDA (Attention, Interest, Desire, Action).

  • Contoh: “Cuma 5 menit ke pintu Tol! Sisa 2 unit terakhir dengan promo bunga KPR 2.5%.” Kalimat seperti ini menciptakan Fear of Missing Out (FOMO) yang mendorong audiens untuk segera mengisi formulir.

Penutup

Menjalankan iklan properti di Facebook Ads membutuhkan eksperimen (A/B Testing). Jangan takut untuk mencoba berbagai jenis gambar dan teks hingga Anda menemukan formula yang menghasilkan konversi tertinggi.